Sabtu, 11 Februari 2012

(AWAS...???) bahaya imunisasi untuk anak



ternyata masih banyak orang tua yang masih beranggapan bahwa imunisasi terrhadap buah hatinya dapat mejadikan sikecil kebal terhadap jenis penyakit tertentu. Hal inilah yang menyebabkan orang tua rela anaknya yang sehat 'waras-wiris' dimasuki bibit penyakit sehingga tubuhnya menjadi panas dan sikecilpun akan rewel untuk beberapa hari.

Fonomena seperti ini barangkali dapat dimengerti jika yang mempunyai anggapan imunisasi itu baik buat anak adalah orang tua dari pelosok desa yang gaptek dan satu-satunya informasi tentang imunisasi hanya dia dapat dari Puskesmas-Puskesmas terdekat yang tidak pernah secara terbuka menjelaskan bahayanya Vaksin Imunisasi.

Akan tetapi kalau kondisi semacam itu juga menimpa orang tua dikota yang informasi apapun tinggal 'klik' ini sungguh ironis dan menyedihkan. Karena sesungguhnya Vaksin Imunisasi yang diinjeksikan terhadap sikecil benar-benar lebih banyak dampak buruknya daripada kebaikannya.


Tiga Mitos Menyesatkan

Vaksin begitu dipercaya sebagai pencegah penyakit. Hal ini tidak terlepas dari adanya 3 mitos yang sengaja disebarkan. Padahal, hal itu berlawanan dengan kenyataan.

1) effektif melindungi manusia dari penyakit.

Kenyataan: Banyak penelitian medis mencatat kegagalan vaksinasi. Campak, gabag, gondong, polio, terjadi juga di pemukiman penduduk yang telah diimunisasi. Sebagai contoh, pada tahun 1989, wabah campak terjadi di sekolah yang punya tingkat vaksinasi lebih besar dari 98%. WHO juga menemukan bahwa seseorang yang telah divaksin campak, punya kemungkinan 15 kali lebih besar untuk terserang penyakit tersebut daripada yang tidak divaksin.

2) Imunisasi merupakan sebab utama penurunan jumlah penyakit.
Kebanyakan penurunan penyakit terjadi sebelum dikenalkan imunisasi secara masal. Salah satu buktinya, penyakit-penyakit infeksi yang mematikan di AS dan Inggris mengalami penurunan rata-rata sebesar 80%, itu terjadi sebelum ada vaksinasi. The British Association for the Advancement of Science menemukan bahwa penyakit anak-anak mengalami penurunan sebesar 90% antara 1850 dan 1940, dan hal itu terjadi jauh sebelum program imunisasi diwajibkan.

3) Imunisasi benar-benar aman bagi anak-anak (???)

Yang benar, imunisasi lebih besar bahayanya. Salah satu buktinya, pada tahun 1986, kongres AS membentuk The National Childhood Vaccine Injury Act, yang mengakui kenyataan bahwa vaksin dapat menyebabkan luka dan kematian.

Racun dan Najis? Tak Masuk Akal

Apa saja racun yang terkandung dalam vaksin? Beberapa racun dan bahan berbahaya yang biasa digunakan seperti Merkuri, Formaldehid, Aluminium, Fosfat, Sodium, Neomioin, Fenol, Aseton, dan sebagainya. Sedangkan yang dari hewan biasanya darah kuda dan babi, nanah dari cacar sapi, jaringan otak kelinci, jaringan ginjal anjing, sel ginjal kera, embrio ayam, serum anak sapi, dan sebagainya. Sungguh, terdapat banyak persamaan antara praktik penyihir zaman dulu dengan pengobatan modern. Keduanya menggunakan organ tubuh manusia dan hewan, kotoran dan racun (informasi ini diambil dari British National Anti-Vaccination league)

Dr. William Hay menyatakan, “Tak masuk akal memikirkan bahwa Anda bisa menyuntikkan nanah ke dalam tubuh anak kecil dan dengan proses tertentu akan meningkatkan kesehatannya. Tubuh punya cara pertahanan tersendiri yang tergantung pada vitalitas saat itu. Jika dalam kondisi fit, tubuh akan mampu melawan semua infeksi, dan jika kondisinya sedang menurun, tidak akan mampu. Dan Anda tidak dapat mengubah kebugaran tubuh menjadi lebih baik dengan memasukkan racun apapun juga ke dalamnya.” ….. (Immunisation:The Reality behind the Myth)

Makhluk Mulia Vs Hewan

Allah telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Manusia merupakan khalifah di bumi, sehingga merupakan ashraful makhluqaat (makhluk termulia). Mengingat keunggulan fisik, kecerdasan, dan jiwa secara hakiki, manusia mengungguli semua ciptaan Allah yang ada. Manusia merupakan makhluk unik yang dilengkapi sistem kekebalan alami yang berpotensi melawan semua mikroba, virus, serta bakteri asing dan berbahaya.

Jika manusia menjalani hidupnya sesuai petunjuk syariat yang berupa perintah dan larangan, kesehatannya akan tetap terjaga dari serangan virus, bakteri, dan kuman penyakit lainnya. Sedangkan orang-orang kafir, mengangap adanya kekurangan dalam diri manusia sebagai ciptaan Allah, sehingga berusaha sekuat tenaga memperkuat sistemn pertahanan tubuh melalui imunisasi yang tercampur najis dan penuh dengan bahaya.

Manusia merupakan makhluk yang punya banyak kelebihan. Terdapat perbedaan yang mencolok antara manusia dengan hewan tingkat rendah. Apa yang dapat diterapkan padanya tidak cocok bagi hewan, demikian juga sebaliknya. Namun, orang-orang atheis menyamakan hewan dengan manusia, sebab mereka menganut teori evolusi manusia melalui kera yang sangat “menggelikan”. Oleh karena itu, mereka percaya bahwa apa yang dimiliki hewan dapat secara aman dimasukkan ke dalam tubuh manusia. Jadi, sel-sel hewan, virus, bakteri, darah, dan nanah disuntikkan ke dalam tubuh manusia. Logika setan ini adalah menjijikkan menurut Islam.

Imunisasi digembar-gemborkan sebagai suatu bentuk keajaiban pencegahan penyakit, padahal faktanya cara itu tidak lebih hanya sebagai proyek penghasil uang para (OKNUM, edit by: Ahmad Mujahid Abu Jundi) dokter dan perusahaan farmasi. Dalam kenyataannya, imunisasi lebih banyak menyebabkan bahaya daripada kesehatan. Bahkan, mengacaukan proses-proses alami yang ada dalam ciptaan-Nya. Nah, dengan paparan singkat ini, orang tua mana yang merasa tidak takut untuk memberikan imunisasi pada anaknya?

1 komentar:

  • NABILA SHOP says:
    20 Mei 2013 08.02

    Produk dijamin asli orginal semua
    Nabila Shop : Barang yang Kami Tawarkan Semuanya Barang ASLI ORGINAL Ada Garansi Resmi Distributor dan Garansi TAM 2 bebas resiko bebas penipuan.
    Semua Produk Kami Baru dan Msh Tersegel dLm BOX_nya.
    BERMINAT HUB-SMS 085-757-299-675 ATAU KLIK WEBSET RESMI KAMI http://nabilashop77.blogspot.com.BlackBerry>Samsung>Nokia>Apple>Acer>Dell>Niko

    BLACKBERRY
    Asli Buatan Canada.
    HARGA PROMO
    BlackBerry 8230 Rp. 500.000
    BlackBerry 8330 Rp. 500.000
    BlackBerry 8700 Rp. 500.000
    BlackBerry 8830 World Edition Rp. 500.000
    BlackBerry 9330 kepler Rp. 1.100.000
    BlackBerry Bold 9000 Rp. 1.100.000
    BlackBerry Bold 965 Rp. 900.000
    BlackBerry Bold 9700 (Onyx) Rp. 700.000
    BlackBerry Bold 9780 (Onyx II) Rp. 800.000
    BlackBerry Bold 9790 (Bellagio) Rp. 1,100.000
    BlackBerry Bold Touch 9900 (Dakota) Rp. 1,500.000
    BlackBerry Bold Touch 9930 (Montana) Rp. 1,200.000
    BlackBerry Curve 3G 9300 (Kepler) Rp. 700.000
    BlackBerry Curve 3G 9330 Rp. 700.000
    BlackBerry Curve 8310 Rp. 550.000
    BlackBerry Curve 8320 Rp. 600.000
    BlackBerry Curve 8520 (Gemini) Rp. 500.000
    BlackBerry Curve 8530 Rp. 550.000
    BlackBerry Curve 8900 (Javelin) Rp. 700.000
    BlackBerry Curve 9220 (Davis) Rp. 650.000
    BlackBerry Curve 9320 (Armstrong) Rp. 700.000
    BlackBerry curve 9330 cdma-berrindo Rp. 800.000
    BlackBerry Curve 9350 Rp. 800.000
    BlackBerry Curve 9360 (Apollo) Rp. 950.000
    BlackBerry Curve 9370 Rp. 800.000
    BlackBerry Curve 9380 (Orlando) Rp. 900.000
    BlackBerry Pearl 3G 9100 Rp. 700.000
    BlackBerry Pearl 3G 9105 Rp. 700.000
    BlackBerry Pearl 8100 Rp. 500.000
    BlackBerry Pearl 8120 Rp. 500.000
    BlackBerry Pearl 8130 Rp. 500.000
    BlackBerry Pearl Flip 8220 Rp. 600.000
    BlackBerry Pearl Flip 8230 Rp. 500.000
    BlackBerry PlayBook Rp. 1,200.000
    BlackBerry PlayBook 64GB Rp. 1,200.000
    BlackBerry PlayBook-32GB Rp. 1,200.000
    BlackBerry porsche design p'9981 Rp. 4,8250.000
    BlackBerry porsche design p'9981 Rp. 4,4500.000
    BlackBerry Storm 9500 Rp. 700.000
    BlackBerry Storm2 9520 Rp. 700.000
    BlackBerry Storm2 9530 Rp. 600.000
    BlackBerry Storm2 9550Rp. 650.000
    BlackBerry Style 9670 Rp. 650.000
    BlackBerry Torch 9800 Rp. 1,200.000
    BlackBerry Torch 9810 Rp. 1,350.000
    BlackBerry Torch 9850 Rp. 1,100.000
    BlackBerry Torch 9860 (Monza) Rp. 1,400.000
    BlackBerry Tour 9630 Rp. 650.000

Posting Komentar